skip to main |
skip to sidebar
Kepada Angin
Engkau demikian pasir membutakan
ikut daun-daun menghambur
jika hembusmu sampai padanya
dan pada siapa saja
Bukan berarti itu kehendakmu
siulmupun meski melarutkan mata
bukan berarti sebelumnya kau tak pernah sasar untuk bertemu kata pulang dan belajar
Ah...siulanmu
adalah suara-suara yang justru
sebelumnya dihitung tanggal
hanya nada yang berbeda
yang membuatmu bisa lekatkan ingatan bahwa kau ada
atau malah hanya bisa Aku katakan
ahh...hanya angin.....
Akulah kapas-kapas api yang kau terbangkan itu...
Oleh : Langit Putra Penarosa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar